Jakarta, 1 September 2026 – Pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Perumahan Deltasari Indah, Sidoarjo, Jawa Timur, menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dari masyarakat. Dari total 530 rumah yang berada di kawasan tersebut, sebanyak 478 rumah atau hampir 90 persen telah menggunakan jaringan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tingginya angka penggunaan tersebut menunjukkan bahwa jargas semakin diterima sebagai salah satu pilihan energi rumah tangga. Seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memperkuat edukasi mengenai keamanan dan penggunaan jaringan gas bumi. Edukasi tersebut juga mencakup layanan pelanggan, pencatatan meter, serta langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi gangguan.
Kegiatan edukasi dilakukan kepada warga RW 9 Perumahan Deltasari Indah pada Minggu, 30 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pjs Area Head Sidoarjo PGN Sales and Operation Region III (SOR III) Nurdiansyah mengatakan warga di RW 9 cukup aktif mencari informasi mengenai penggunaan dan layanan jargas. Menurutnya, jumlah warga yang menggunakan gas bumi di wilayah tersebut lebih banyak dibandingkan sejumlah RW lainnya di kawasan perumahan. Masyarakat juga dinilai proaktif ketika petugas PGN datang memberikan penjelasan secara langsung. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penggunaan maupun permasalahan yang mereka temui dalam layanan jargas.
Dalam sosialisasi tersebut, PGN memberikan pemahaman mengenai tata cara penggunaan jaringan gas bumi secara aman. Warga juga mendapatkan penjelasan mengenai langkah pengamanan apabila menemukan indikasi gangguan pada instalasi atau mencium bau gas. Selain itu, calon pelanggan dapat memperoleh informasi mengenai mekanisme pemasangan jaringan gas bumi di rumah. Edukasi mengenai pencatatan stan meter juga diberikan agar pelanggan memahami kewajiban dan prosedur pelaporan penggunaan gas. Dengan pemahaman yang lebih baik, PGN berharap masyarakat dapat menggunakan jargas secara aman sekaligus memanfaatkan layanan yang tersedia secara optimal.
PGN menjelaskan bahwa jaringan gas untuk pelanggan rumah tangga disalurkan dengan tekanan rendah sekitar 0,03 bar sesuai standar jargas. Tekanan tersebut telah diatur berdasarkan standar dan desain teknis jaringan untuk mendukung keamanan penggunaan gas bumi di rumah pelanggan. Gas bumi juga memiliki karakteristik lebih ringan dibandingkan udara sehingga ketika terlepas, gas cenderung bergerak ke atas dan terdispersi di udara. Meski demikian, pelanggan tetap diminta memperhatikan kondisi instalasi serta peralatan gas yang digunakan. Apabila mencium bau gas atau menemukan indikasi gangguan, masyarakat diminta segera melakukan langkah pengamanan dan menghubungi kanal layanan resmi PGN.
Selain aspek keselamatan, PGN turut memperkenalkan kemudahan pencatatan stan meter melalui aplikasi PGN Mobile. Pelanggan tidak hanya dapat menunggu pencatatan berkala yang dilakukan petugas, tetapi juga dapat melaporkan angka meter secara mandiri setiap bulan. Fasilitas tersebut memungkinkan pelanggan memantau penggunaan gas bumi secara lebih aktif. Pencatatan secara berkala juga membantu memastikan data pemakaian pelanggan dapat tercatat dengan baik. Edukasi mengenai layanan digital tersebut diharapkan membuat pelanggan semakin memahami cara mengelola penggunaan energi rumah tangga.
Antusiasme terhadap jargas ternyata tidak hanya datang dari warga yang telah menjadi pelanggan. Sejumlah warga yang belum menggunakan jaringan gas bumi juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mencari informasi mengenai mekanisme pemasangan dan aspek keselamatan. Mereka juga menanyakan kemungkinan pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat peluang untuk memperluas penggunaan jargas di kawasan Deltasari. Informasi yang diberikan secara langsung diharapkan dapat membantu masyarakat memahami manfaat dan prosedur penggunaan jaringan gas bumi sebelum memutuskan menjadi pelanggan.
Salah seorang warga Deltasari, Bagio, menilai sosialisasi secara langsung membantu masyarakat memahami aspek keamanan jargas yang sebelumnya belum banyak diketahui. Menurutnya, penjelasan dari petugas memberikan pemahaman lebih jelas mengenai cara menggunakan gas bumi dengan benar. Pemahaman mengenai keamanan dinilai penting karena masyarakat berinteraksi dengan jaringan gas setiap hari untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Edukasi yang dilakukan secara langsung juga memberikan kesempatan bagi warga untuk bertanya mengenai persoalan yang mereka hadapi. Dengan pengetahuan yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat menggunakan layanan jargas secara lebih aman dan nyaman.
Kegiatan edukasi serupa juga dilakukan PGN di Perumahan Griya Permata Ijen, Mojokerto, pada hari yang sama. Kegiatan tersebut dikemas bersama Gebyar Seni dan Jalan Sehat dalam rangka perayaan kemerdekaan. PGN memanfaatkan momentum tersebut untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memberikan informasi mengenai manfaat dan keamanan jaringan gas bumi. Ke depan, kegiatan edukasi akan dilanjutkan di sejumlah wilayah layanan lainnya, termasuk Jombang dan beberapa kawasan di Sidoarjo. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PGN meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan keandalan layanan jaringan gas bumi.
Tingginya penggunaan jargas di Deltasari Indah menjadi gambaran bahwa jaringan gas bumi telah menjadi bagian dari kebutuhan energi sebagian besar rumah tangga di kawasan tersebut. Dari 530 rumah, sebanyak 478 rumah telah memanfaatkannya sehingga tingkat penggunaan mendekati 90 persen. Pertumbuhan penggunaan tersebut perlu diiringi dengan edukasi yang berkelanjutan agar pelanggan memahami aspek keselamatan, layanan, dan pemantauan konsumsi. PGN juga perlu memastikan masyarakat memiliki akses informasi yang mudah ketika menghadapi gangguan atau membutuhkan bantuan. Dengan penggunaan yang semakin luas dan pemahaman masyarakat yang terus diperkuat, jaringan gas bumi diharapkan dapat memberikan layanan energi yang aman dan andal bagi warga Sidoarjo.






