Politisi PDIP Andi Widjajanto Buka Suara Soal Polemik Ijazah Jokowi: “Sudah Final Secara Hukum”

Politisi PDI Perjuangan dan mantan Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto, akhirnya angkat bicara terkait isu lama yang kembali mencuat soal keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menanggapi narasi yang kembali diangkat oleh sejumlah pihak di media sosial, Andi menegaskan bahwa polemik tersebut tidak berdasar dan sudah selesai secara hukum.

“Masalah ijazah Presiden Jokowi itu sudah ditangani secara hukum sejak lama, dan tidak ada pelanggaran yang ditemukan. Jangan terus memanaskan isu lama yang sudah tidak relevan,” ujar Andi dalam konferensi pers di DPP PDI Perjuangan, Kamis (26/6).

🔎 Polemik yang Kembali Muncul

Polemik ijazah Jokowi sempat mencuat pertama kali menjelang Pilpres 2019 dan kembali menjadi bahan perbincangan ketika menjelang Pemilu 2024. Isu tersebut menyebutkan bahwa ijazah sekolah Presiden, khususnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM), diragukan keasliannya oleh sebagian kalangan. Namun, pihak kampus, Kementerian Pendidikan, dan Mahkamah Konstitusi telah beberapa kali menegaskan bahwa dokumen tersebut sah dan valid.

Andi Widjajanto, yang juga dikenal sebagai akademisi dan pakar kebijakan publik, menilai kembalinya isu ini lebih bersifat politis, bukan berdasarkan fakta atau temuan baru.

“Kita harus bisa bedakan antara kritik sehat dan fitnah politik. Kalau semua hal yang sudah tuntas secara hukum masih terus diungkit, itu bagian dari propaganda murahan,” tegasnya.

🏛️ PDIP Serukan Edukasi Politik yang Lebih Cerdas

DPP PDIP melalui juru bicaranya juga menegaskan bahwa pihaknya mendukung edukasi politik yang lebih rasional dan tidak didasarkan pada hoaks atau teori konspirasi.

“Kami ingin rakyat tidak terjebak dalam isu-isu sensasional yang hanya mengganggu konsolidasi demokrasi,” ujar Andi, yang kini juga menjabat penasihat strategis di PDIP.

⚖️ Dukungan Akademisi dan Lembaga Hukum

Sejumlah pakar hukum tata negara dan pengamat pendidikan tinggi juga menyayangkan beredarnya kembali isu ini. Prof. Zainal Arifin Mochtar dari UGM menyebut bahwa “tidak ada proses kelulusan yang bisa dimanipulasi di universitas sebesar UGM, apalagi untuk tokoh publik sebesar Presiden.”


📝 Kesimpulan

Pernyataan tegas dari Andi Widjajanto memperkuat posisi hukum Presiden Jokowi dalam menghadapi isu lama soal ijazahnya. Dengan klarifikasi ini, PDIP berharap ruang publik bisa lebih difokuskan pada agenda kebangsaan yang lebih produktif, bukan pada isu yang berulang dan telah terbantahkan.


Jika Anda menginginkan versi artikel pendek, infografis, atau gaya opini, saya siap bantu sesuaikan.

  • Related Posts

    Lassana Diarra Ajukan Gugatan ke FIFA atas Larangan Transfer 2014

    Latar Belakang KasusMantan gelandang timnas Prancis, Lassana Diarra, kembali menjadi sorotan setelah mengambil langkah hukum terhadap FIFA. Gugatan ini terkait larangan transfer yang dijatuhkan pada dirinya pada tahun 2014, ketika…

    Sunderland 3–0 West Ham: Mayenda 61’, Ballard 73’, Isidor 90+2’ — “Comeback” ke Premier League yang Menggelegar di Stadium of Light

    Sunderland menandai kembalinya ke Premier League setelah delapan tahun dengan kemenangan telak 3–0 atas West Ham United di Stadium of Light, Sabtu (16/8). Gol-gol lahir beruntun di babak kedua melalui…

    You Missed

    Dirimu Satu – Virzha: Cinta Sejati untuk Satu Orang

    Dia – Maliq & D’Essentials: Romansa Hangat yang Tersirat

    Arema FC Tundukkan Persib Bandung dalam Laga Sengit

    Perseru Serui Tampil Memukau Saat Mengalahkan PSIS Semarang

    Nonton Bioskop – Benyamin Sueb: Kesederhanaan Hiburan Rakyat

    Getar Cinta – Agnes Monica: Rasa Kasmaran yang Mengguncang Jiwa