
13 Juli 2025
Sentul, Bogor — Ribuan pelari dari berbagai daerah memadati kawasan hutan wisata Sentul dalam ajang “Forest Trail Run 2025” yang digelar pada Minggu pagi (13/7). Acara tahunan ini menggabungkan kompetisi lari lintas alam dengan pengalaman menyatu bersama keindahan hutan tropis.
Terdapat beberapa kategori yang ditawarkan, mulai dari 5K Fun Trail, 10K Intermediate, hingga 21K Half Marathon yang melewati jalur menantang seperti tanjakan licin, jembatan bambu, dan jalur sungai kecil.
Olahraga dan Pelestarian Alam
Berbeda dari lomba lari biasa, event ini juga mengusung misi pelestarian lingkungan. Setiap peserta diberikan botol minum isi ulang, larangan membawa sampah plastik sekali pakai, dan anjuran membawa pulang sampah sendiri.
“Kami ingin mengajak peserta tidak hanya berlari, tapi juga peduli pada alam tempat mereka berlari,” ujar Arif Wicaksono, ketua panitia Forest Trail Run 2025.
Daya Tarik Sentul sebagai Destinasi Trail Run
Sentul menjadi favorit para pelari trail karena jalurnya bervariasi dan masih alami. Selain pemandangan pegunungan dan hutan tropis, peserta juga bisa menjumpai air terjun kecil dan kebun warga lokal.
Salah satu peserta asal Bandung, Meike (27), mengaku ini pengalaman trail run terbaiknya.
“Lari sambil disemangati suara burung dan gemericik sungai itu luar biasa,” katanya.
Kolaborasi dengan Komunitas Lokal
Festival ini juga bekerja sama dengan komunitas petani dan seniman lokal untuk menghadirkan produk kerajinan tangan, makanan organik, dan hiburan musik akustik tradisional di area finis.
Kesimpulan
“Forest Trail Run 2025” bukan sekadar kompetisi, tetapi juga simbol bagaimana olahraga dan kecintaan pada alam bisa saling mendukung. Sentul kini semakin diakui sebagai surga baru untuk wisata olahraga berbasis alam.