Jakarta, 9 Mei 2026 – Masalah tembok rumah yang lembap, berjamur, hingga cat mengelupas masih menjadi keluhan banyak pemilik rumah, terutama di daerah dengan curah hujan tinggi dan sirkulasi udara yang kurang baik. Selain mengganggu tampilan rumah, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan penghuni apabila dibiarkan terlalu lama.
Pakar bangunan menjelaskan bahwa tembok lembap biasanya disebabkan rembesan air, ventilasi yang buruk, kebocoran pipa, atau paparan air hujan yang terus-menerus. Kondisi lembap membuat jamur mudah tumbuh dan akhirnya menyebabkan cat dinding menggelembung serta mengelupas.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari sumber utama kelembapan. Pemeriksaan pada atap, saluran air, dinding luar, hingga pipa perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada kebocoran yang menjadi penyebab utama munculnya rembesan pada tembok rumah.
Setelah sumber masalah ditemukan, bagian dinding yang rusak sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Jamur dan cat yang sudah mengelupas perlu dikikis hingga bersih agar permukaan dinding dapat diperbaiki secara maksimal sebelum dicat ulang.
Pakar perawatan rumah menyarankan penggunaan cairan antijamur atau campuran pembersih khusus untuk membersihkan area berjamur. Setelah dibersihkan, dinding perlu dikeringkan dengan baik agar kelembapan tidak kembali terperangkap di dalam tembok.
Selain itu, memperbaiki sirkulasi udara di dalam rumah juga menjadi langkah penting. Membuka ventilasi, memasang exhaust fan, atau memastikan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan dapat membantu mengurangi tingkat kelembapan di area rumah.
Untuk proses pengecatan ulang, penggunaan cat khusus anti lembap dan anti jamur dinilai lebih efektif dalam menjaga dinding tetap awet. Lapisan dasar atau waterproofing juga sering digunakan untuk membantu mencegah air meresap ke permukaan tembok.
Pengamat properti menjelaskan bahwa perawatan rutin rumah penting dilakukan agar kerusakan kecil tidak berkembang menjadi masalah besar yang membutuhkan biaya perbaikan lebih tinggi. Tembok lembap yang dibiarkan terlalu lama juga dapat memengaruhi kekuatan material bangunan dalam jangka panjang.
Selain merusak estetika rumah, jamur pada dinding juga dapat berdampak pada kesehatan penghuni, terutama bagi penderita alergi dan gangguan pernapasan. Karena itu, kebersihan dan kondisi kelembapan rumah perlu diperhatikan secara berkala.
Dengan penanganan yang tepat mulai dari memperbaiki sumber rembesan hingga menjaga ventilasi rumah tetap baik, masalah tembok lembap, berjamur, dan cat mengelupas dapat diatasi sehingga rumah kembali nyaman dan sehat untuk dihuni.






